Rabu, 02 Januari 2013

Browsing ke dalam diri akan keunikan pribadi



              Berasal dari negeri entah berantah, yang biasa dikatakan negeri pancasila, Aku, Danu Saputro atau akhir-akhir ini biasa dikenal dastro dilahirkan ke dunia dengan selamat sentosa atas izin Allah. Kini aku pengenyam pendidikan di kampus ui negeri yang terletak di dekat rumah, dengan prodi (program studi) yang cukup banyak diminati orang tapi kurang digeluti oleh diriku sendiri, prodi TI namanya. Dari tahun 2008 sampai sekarang kuliah masih belum juga dirampungkan oleh mahasiswa semester 9 ini, hahaha. Entah apa yang ada dalam benak anak muda kelahiran tahun ‘90 ini, yang tampangnya tidak kelihatan seperti kelahiran tahun ’90 ini, hehe. Mungkin karena TI bidang yg kurang digeluti atau memang sebenarnya malas yang menjadi penyakit orang ini. Namun, Dunia terus berputar, hidup harus berjalan, dan masa depan masih lapang menanti kehadiran kita. Hidup bukan pilihan, tapi kita yang memilih. Memilih untuk menjadi yang kita inginkan, pemenang atau pecundang.
                Danu  sekarang banyak dikenal orang sebagai pembelajar dan pengajar, serta sang pemimpi. Berbeda dengan danu yang dulu, danu kecil yang liar, bandel namun agak manja. Aku anak ke empat dari empat bersaudara. Jadi hal yang wajar, jika perhatian lebih diberikan oleh ibuku kepada anak bungsunya. Aku kecil bisa dibilang sangat nakal namun tetap terlihat manja. Kenakalan diriku yang kuingat sejak tk yang suka berkelahi dengan teman tk sampai membuatnya menangis. Aku SD pun lebih nakal lagi, aku bermain dengan siapa saja dan kemana saja. dari pagi sampai maghrib inginnya berkeliaran terus. Tengah hari bolong pun aku main bola di lapangan atau mencari belalang di sebuah perkebunan. Aku sd suka berantem dan menangisi anak orang. Aku sering membuat anak tetangga, sebalah rumah ku, menangis karena aku provokasi dan aku panas-panasin sampai dia benar-benar menangis. Setelah dia nangis, aku pulang. Tidak sampai disitu kenakalan ku. Aku pernah mengondori rok mba-mba saat bermain setan-setanan di rumah tetanggaku sampai celana dalamnya kelihatan. Dan banyak orang yang melihatnya. Entah apa saat itu yang ada dalam pikiranku, aku gila atau kesetanan. Tiba-tiba berkelakuan seperti itu. Aku juga pernah menyiram anak orang dengan gayung saat dia bermain sepeda dengan temannya sampai dia basah kuyup dan nangis. Aku juga pernah menendang tiba-tiba anak orang sampai nangis tanpa ada apa-apa. Itu semua aku lakukan tanpa disenganja alias hanya iseng. Aku hanya mengikuti keinginan dan keleluasaan hatiku. Saat SD, aku ikut tawuran dengan teman-teman sekelasku lawan adik kelas maupun melawan SD lain yang seangkatan. Akhirnya aku dan temanku tertangkap basah sama guru ku dan kami berdua dijedotin. Kami dihukum, dan bahkan kalau aku tidak lupa, orang tuaku sempat dipanggil. Kenakalanku itu menjadi aneh dan berbalik saat aku dimanjakan oleh ibuku. Walaupun sudah besar, aku suka dijaga, ditungguin dan diperhatikan Ibu. Berbeda dengan teman-teman sebayaku pada umumnya, aku masih suka disuapin saat bermain. . Kalau ada touring dari sekolah, Ibuku selalu ikut menemaniku bahkan sampai perpisahan SD. Dikelonin saat tidur siang dan malam hari. Itu dari kecil sampai sd bahkan kalau tidak lupa sampai smp kelas 1. Di SMP aku dikenal cukup pendiam. Di luar aku dikenal nakal dan manja. Namun, walapun aku nakal dan manja tapi aku saat itu juga mempunya prestasi. Prestasi yg bisa dikatakan cemerlang jika dibandingkan dengan teman-teman sebayaku. Aku suka berjoget dan bernyanyi. Waktu kelas 3 SD, pada pelajaran kesenian, kami sebagai siswa diminta bernyanyi di depan kelas. Tanpa ada rasa malu, aku bernyanyi dangdut sambil joget. Seingatku “sekuntum mawar merah” aku nyanyikan sambil berjoget ria sesuka hati, serentak teman sekalas dan guru ku tertawa terpingkal-pingkal sampai memintaku menyanyikannya lagi. Huhft, selain itu kalau ada lomba berbusana adat istiadat suku bangsa Indonesia, aku juga memenangkannya sejak tk, aku dapat juara 2. Kemudian sd pun demikian. Aku juga pasti selalu memenangkan lomba JOGET setiap diadakan perlombaan di komplek pada saat HUR RI. Itu danu yang begitu nakal, manja, namun tak lepas dari prestasi jogetnya. Namun semua berubah saat aku dibimbing les oleh Pa Bandono, guru privatku, sejak kelas 3 smp sampai kelas 1 sma. Awalnya terpaksa les, lama-lama jadi terbiasa, dan terasa. Bapakku, yang biasa kupanggil abi, memaksaku juga untuk les bahasa inggris di lembaga IEC, di daerah ciputat, saat aku duduk di kelas 3 smp. Aku dileskan di berbagai macam tempat karena persiapan ujian nasional kelas 3 smp. Setiap ada PR di sekolah, aku selalu dibantu pa bandono mengerjakannya sampai tuntas dan hasilnya pasti betul semua. Semangat dan prestasi akademisku mulai meningkat. Aku jadi mulai tertarik dengan science dan bahasa inggris. Di kelas 3 smp itu juga aku mulai jadi kesukaan guru matematikaku dan pada saat itu juga aku masuk pringkat 10 besar kelas. Hal yang membanggakan untuk ku terlebih lagi kedua orang tuaku. Di SMA kelas 1, aku jadi sangat cinta pelajaran matematika, fisika, biologi, bahasa inggris, seni rupa dan seni musik serta sedikit pelajaran kimia. Hampir semua guru-guru SMA kenal sama aku karena kepintaran aku. Aku sering diminta maju menjawab soal kepapan tulis saat semua anak-anak tidak bisa menjawab soalnya. Aku dibangga-banggakan oleh beberapa guru di SMA. Aku lebih berani tampil dipublik dan egoku juga mulai tinggi. Aku dapat ranking 2 saat kelas 1 SMA. Saat itu aku benar-benar mempunya idealism yang tinggi. Aku menghadiahkan diriku sendiri untuk suka belajar, mendapatkan hasil terbaik, suka membaca buku, dan suka bermusik. Aku mulai ngeband saat smp. Pada saat SMA, aku, Alhamdulillah, dihadiahkan hidayah insyaAllah dari Allah SWT, dengan menggerakkan hatiku dan mengizinkanku untuk tertarik dan mendaftar langsung pada ROHIS di SMA. Awalnya aku melihat penampilan nasyid yang begitu mempesona saat MOS. Pada saat itu juga, hatiku terasa bergetar dan ingin segera bergabung ke komunitas itu. Pada saat di rohis, aku kenal dengan orang-orang hebat dan baik akhlaknya menurutku, sehingga aku belajar banyak dari mereka. Aku kadang berpikir, jika aku tidak masuk ke rohis, mungkin aku sudah sering nongkrong dini hari dengan anak ghaol yang metal-metal sambil menghisap cerutu dan minum alcohol dengan kadar tinggi. Hehe, mungkin, who knows.
                Alhamdulillah, aku syukuri, perubuhan demi perubahan terjadi pada diriku atas kehendak Allah. Semoga segala perubahan itu baik buat diriku maupun buat orang lain. aku ingin menjadi hambaNya yang bermanfaat untuk diriku sendiri dan orang lain. aku yang sekarang, lebih suka berwirausaha dan memotivasi. Banyak orang mengenalku dengan berbagai perspektif objektif. Namun, hampir semua sahabatku tahu bahwa aku yang sekarang berubah total ke arah motivasi, pengusaha, dan kadang seperti da’i. di komplek perumahan ku, kejaksaan agung RI, banyak orang mengenalku dari berbagai kalangan. Entah itu mengenalku karena kenakalanku sewaktu kecil atau aku memang suka bergaul.
Dari mulai tukang becak, tukang siomay, tukang ketoprak, tukang roti, tukang ketupat sayur, anak-anak, teman sebaya, bapak-bapak, ibu-ibu, kakek-kakek, dan nenek-nenek di komplek banyak yang mengenal saya dengan sebutan nama Danu. Alhamdulillah, Allah menentukan saya untuk kuliah di UIN dan di UT. Walaupun awalnya saya tidak ingin kuliah di uin dan sempat galau sampai 3 semester, tapi saya mulai mensyukurinya. Tadinya saya sudah hampir diterima dan kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) namun, setelah mempertimbangkan lagi, saya lebih memilih UIN karena saya lebih suka yang bebas dan tidak terikat sama pemerintah. Di UIN saya masuk dan mengenal banyak Organisasi, saya menempati jabatan-jabatan strategis di organisasi sehingga saya jadi suka mengetahui karakteristik orang lain. saya tahu banyak bisnis di kampus, saya ikut MLM, mengajar, buka usaha, membangun bisnis sampai akhirnya bertemu dan mengenal ka Rio, Trainer Nasional dan Internasional yang Hebat dari segi NLP dan Konsep ­self-developmentnya. Keunikan pribadi saya? Anda bisa lihat dari cerita saya ini dari awal sampai selesai. Saya yang sekarang lebih suka memotivasi, suka berdiskusi, suka berorganisasi, suka memimpin, suka merencanakan dan mengatur sesuatu, dan semoga saya juga suka dan selalu mengeksekusi apa saja yang saya rencanakan dan saya atur. Saya suka baca buku motivasi, buku self-development­, membaca dan mendengar biografi orang sukses, saya suka baca buku entrepreneur dan yang bermanfaat buat kehidupan saya. Thanks ;)

0 komentar:

Poskan Komentar

Bertukar Banner 1

Photobucket

Bertukar Banner2

 

Enlightening Blog. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com