Rabu, 02 Januari 2013

Lebih dari sekedar Rasa



Hanya mereka yang bisa dibilang mati yang tidak memiliki impian, yang tidak menginginkan perubahan yang lebih baik pada dirinya dan kehidupannya. – Dastro

Dalam mengarungi kehidupan ini, kadang kita tak sadar sudah seberapa jauhkah perjalanan kita? Perjalanan kita yang jelas menuju tujuan kita. Tujuan yang diperintahkan Allah ketika kita dilahirkan di Dunia. Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk beribadah kepadaNya. Dalam Al-qur’an termaktub di surat Adz-zariat ayat 56 yang berbunyi dalam bahasa Indonesia : “Tidak ku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu”. Ibadah mempunyai arti luas, tidak hanya sholat dan membaca Al-qur’an namun belajar, berbakti kepada orang tua, menebar kebaikan untuk sesama, bersedekah, menjalin tali silaturahmi dan silaturahim, bahkan senyum pun merupakan sebagian dari ibadah. Itu semua adalah bekal kita di dunia dan di akhirat. Kita akan selamat jika berpegang teguh pada keimanan kita kepada Allah dan Rasul dalam mengikuti aturan indah yang ada di Al-qur’an dan as-sunnah.
Segala sesuatunya telah diciptakan dan ditakdirkan Allah dengan keindahan dan keseimbangan. Namun, kadang bahkan sering kita tidak menyadarinya atau tidak melihat keindahan dan keseimbangan itu. Boleh jadi hati kita yang belum sanggup menerimanya karena kita kurang bersyukur dan meminta lebih dari apa yang Allah berikan atau mungkin telah tertutupi oleh dosa-dosa kita sehingga cahaya yang indah itu sulit masuk dan diterima oleh kita. MasyaAllah, mudah-mudahan tidak sampai seperti itu. Jika kita merasa seperti itu atau bahkan tidak merasa mari segera kita kembali memohon ampun dan kembali ke jalan-jalan yang diridhoi Allah. Semoga Allah mengetahui keadaan kita, memaklumi kita, dan mengizinkan kita untuk terus memperbaiki diri sehingga Dia meridhoi kita. Amin.
                Sahabatku yang tulus hatinya dan besar impiannya, berusaha meraih impian yang baik adalah salah satu dari Ibadah kita kepada Allah. Apalagi impian kita itu berujung pada kemaslahatan orang banyak. Semoga segala impian baik kita terwujud. Untuk meraih impian besar, tentunya kita tidak boleh melupakan aktivitas kecil di sekitar kita. Memang kita harus berpikir dan berjiwa besar untuk menjadi orang besar namun tentunya dicapai dengan langkah-langkah kecil untuk menuju kesana. Kita tetap melakukan agenda rutin kita yang kita sukai dan kita fokuskan untuk mencapai impian kita yang besar itu. Berbicara soal impian sebenarnya tak ada kurangnya dan tak ada lebihnya jika hanya sebatas teoritis saja namun tidak disertai dengan tindakan. Sebenarnya aku pun malas membuat teori-teori tentang motivasi dan impian jika diriku sendiri masih terhanyut dan terperangkap dalam kemalasan. Sebab, kesuksesan berada pada alam tindakan bukan rencana. Tapi bagaimanapun juga, hal ini sudah mendorongku untuk selangkah lebih maju dibanding mereka yang tidak mempunyai impian dalam hidupnya. Sekali lagi kita berharap dan berdoa mudah-mudahan Allah mengizinkan kita untuk mencapai impian kita dengan rahmat-Nyadan member i hidayah jika ada diantara kita yang belum punya impian atau belum jelas impianNya. Amin
====================zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz========================

Tahun berganti tahun aku lewati dan habiskan dengan perubahan yang cukup signifikan pada alam pikiran dan rencana tapi masih belum signifikan pada alam tindakan…..zZzZz
Waahh!!!….Sudah dipenghujung tahun rupanyaa….hmm, tak terasa 2012 sudah hampir expired dan berganti 2013. Tahun baru telah tiba….”Welcome a new year
Sayang kalau melewatkan moment tahun baru ini jika tidak ada yang berkesan dan berwangi (bukan berbau) muhasabah. Beberapa tahun terakhir ini aku lebih merasakan indahnya pergantian tahun ketika diiringi dengan ­muhasabah dan dzikir di masjid-masjid terutama di masjid Attin. Sudah tidak zamannya lagi memeriahkan akhir tahun hanya dengan hura-hura, bicara yang tak penting, acara yang tidak jelas dan akhirnya tidur seharian saat tanggal satu di bulan januari. Bangun-bangun, tiba-tiba umur sudah menua saja. semoga kita terhindar dari hal-hal yang seperti itu ya. Amin.
Pada suatu minggu (sudah bosan dengan kata-kata suatu hari, hehe) aku mulai mencari ide untuk memeriahkan acara tahun baruan ini dan dengan  siapa saja. Pada saat itu aku ingat sahabatku, ka lutfi, pernah mengajak tahun baruan bersama. Aku langsung terpikir acara yang akan kita lakukan di momen tahun baruan ini, karokean.  Hampir semua orang khususnya anak muda, dari berbagai kalangan, paling suka dan keranjingan kalau diajak karokean. So, guna menyolidkan kita semua dalam kebersamaan, karokean adalah solusinya. Di sisi lain, kita sama-sama lepas dan seperti tak ada gap diantara kita dan yang lebih penting jangan ada dusta diantara kita, halaah :D
Sobat gaul di mana pun anda berada. Mendekati tahun baru, aku mulai gencar mengSMS sobat dastro untuk ikut acara tahun baruan bersama. Sudah terpikirkan juga rangkaian acara dalam menyambut pergantian tahun ini dan bersama siapa saja nantinya aku akan pergi. Rangkaian acaranya adalah karokean, nonton (optional), bakar kembang api (optional), buat resolusi (optional), dan ikut doa + dzikir di masjid sunda kelapa. Orang-orang yangnya juga sudah terpikirkan oleh ku, walaupun aku banyak SMS orang, tp dalam benakku, aku ingin mengajak Ka Lutfi, Rusdi, Faris, Qaffah, dan Indah. Walaupun terbesit robet, sahabatku yang sangat asyik dan menyenangkan itu, namun sepertinya sangat sulit mengajaknya karena sudah lama ia sulit dihubungi dan jarang kumpul denganku beserta sahabat lainnya. Aku juga mengSMS Dewi Antariksa, banyak sahabat yang baik dan asyik yang ku kenal aku SMS dan ajak.  Aku awalnya memprioritaskan sahabat yang pernah gabung di kegiatan inovasi dan kreativititas dari kemenpora. Tapi, tak menutup kemungkinan aku sms sahabatku yang biasa berkumpul dengan ku karena tidak enak dengan mereka jika aku punya acara tanpa mengajaknya. Orang pertama yang aku hubungi adalah ka lutfi, karena awalnya memang dia yang mengadakan acara bersama, dan akhirnya dia konfirmasi ikut dengan penuh antusias. Kemudian faris yang konfirmasi ikut, berlanjut indah. Rusdi masih belum ada kabar. Aku mengajak sahabatku baim yang beberapa minggu ini sering bersamaku, namun karena dia pulang ke rumah di daerah tiga raksa maka sulit baginya untuk bergabung dengan kita. Aku mengharapkan Huneyku, Qaffah Silma Azas, ikut bergabung. Tapi, aku tidak akan mengajaknya tanpa izin dari orang tuanya terlebih dahulu. Jadi, lebih baik aku diam dan tidak mengajaknya namun hanya memberitahu bahwa aku akan mengadakan acara tahun baruan bersama para sahabat yang ia kenal juga. H-1 sudah terkumpul 6 orang yang konfirmasi untuk ikut tahun baruan bersama. Aku sudah memikirkan dan mempertimbangkan waktu keberangkatan dan acara utama yang akan kita laksanakan nanti setelah adanya diskusi sedikit di fb dengan para sahabat. Jadinya kami akan berangkat ke Inul Vista untuk karokean, dari sana langsung menuju At-tin via toll untuk ikut dzikir nasional, dan kemudian ba’da sholat subuh kami buat resolusi bersama disertai doa bersama agar resolusi kami terwujud. Resolusi menjadi satu rangkaian acara yang penting untuk kami laksanakan bersama. Bagaimana caranya agar pertemuan dan agenda kita di moment tahun baruan ini tidak sekedar pertemuan biasa tapi sebuah pertemuan dan agenda yang mempunyai pesan dan kesan tersendiri bagi yang merasakannya. Hal ini yang menjadikan kita tambah dekat dan lebih mengerti satu sama lain. Persahabatan yang tumbuh menguat, mengikat, dan mengesankan. Persahabatan yang lebih dari sekedar rasa. Rasa yang sulit diracik, ditebak, dan dirasakan. Lebih dari sekedar rasa….



0 komentar:

Poskan Komentar

Bertukar Banner 1

Photobucket

Bertukar Banner2

 

Enlightening Blog. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com